Indeks Forum Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia

 
 FAQFAQ   PencarianPencarian   AnggotaAnggota   GroupGroup   PendaftaranPendaftaran 
 ProfilProfil   Login ke Pesan Pribadi AndaLogin ke Pesan Pribadi Anda   LoginLogin 

Software Payroll Indonesia

Apa Penjualan Mobil dan Komputer bekas kena PPN?

 
Kirim topik baru   Kirim balasan    Indeks Forum Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia -> PPN dan PPnBM
Topik sebelumnya :: Topik selanjutnya  
Pengirim Message
erlin2007



Sejak: 12 Apr 2007
Post: 1
Lokasi: Surabaya

PostDikirim: Kam Apr 12, 2007 8:10 am    Judul: Apa Penjualan Mobil dan Komputer bekas kena PPN? Balas dengan kutipan

Selamat siang , perkenalkan nama saya erlin,

Perusahaan dimana saya bekerja bermaksut akan menjual mobil perusahan dan perangkat komputer yang sudah bekas. yang mo saya tanyakan... apakah penjualan mobil dan komputer tersebut hrs dikenakan PPN 10% ? kalo dikenakan PPN apakah ada peraturan pajaknya?

Regard
Erlin
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi Kirim email Yahoo ID
mikodong



Sejak: 21 Feb 2007
Post: 54

PostDikirim: Sel Apr 24, 2007 7:27 am    Judul: Balas dengan kutipan

Setau ku, kalo dari sisi pajak. tidak melihat itu barang baru atau bekas, selama barang tsb sudah masuk ke list asset perusahaan, dan prusahaan tsb sudah dikukuhkan menjadi PKP, maka apabila akan menjual asset tsb harus mengenakan PPN 10% dari nilai penjualan tsb.Karna itu merupakan penghasilan/income prusahaan.

Regards.
semoga dapat membantu
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
slee



Sejak: 05 Apr 2007
Post: 36

PostDikirim: Sel Mei 15, 2007 10:02 am    Judul: Balas dengan kutipan

Lihat pasal 16 D dari Undang-Undang PPN, pada intinya, kita lihat waktu kita beli aset yang akan kita jual, apakah PPNnya dapat dikreditkan(lihat pasal 9 ayat 8? Kalau bisa dan sudah dikreditkan, maka sewaktu akan kita jual kena PPN. Begitu pula sebaliknya. Semoga membantu.


Pasal 16 D UU PPn menyebutkan bahwa:
"Pajak Pertambahan Nilai dikenakan atas penyerahan aktiva oleh Pengusaha Kena Pajak yang menurut tujuan semula aktiva tersebut tidak untuk diperjualbelikan, sepanjang Pajak Pertambahan Nilai yang dibayar pada saat perolehannya dapat dikreditkan."

Penjelasan:
Penyerahan mesin, bangunan, peralatan, perabotan, atau aktiva lain yang menurut tujuan semula tidak untuk diperjualbelikan oleh Pengusaha Kena Pajak, dikenakan pajak sepanjang memenuhi persyaratan, yaitu bahwa Pajak Pertambahan Nilai yang dibayar pada saat perolehannya, sesuai ketentuan Undang-undang ini, dapat dikreditkan. Dengan demikian, penyerahan aktiva tersebut tidak dikenakan pajak apabila Pajak Pertambahan Nilai yang dibayar pada waktu perolehannya tidak dapat dikreditkan berdasarkan ketentuan dalam Undang-undang ini, kecuali jika tidak dapat dikreditkannya Pajak Pertambahan Nilai tersebut karena bukti pengkreditannya tidak memenuhi persyaratan administratif, misalnya Faktur Pajaknya tidak diisi lengkap sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 ayat (5).
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
janggola



Sejak: 12 Apr 2007
Post: 30
Lokasi: Siantar

PostDikirim: Rab Mei 16, 2007 4:16 am    Judul: Balas dengan kutipan

Untuk melengkapi informasi tentang “dapat dikreditkan” maka perlu dikombinasikan dengan memeriksa NEGATIVE LIST PPN masukan. Selain itu perlu juga memperhatikan pengertian
- dapat dikreditkan dan sudah dikreditkan
- dapat dikreditkan tetapi tidak (belum) dikreditkan
dapat dikreditkan tetapi tidak mau mengkreditkan.
Khusus untuk kendaraan mobil, maka kendaraan jenis jeep, combi, wagon dan sedan, PMnya tidak dapat dikreditkan. Demikian, semoga bisa membantu.
Kembali Ke Atas
Lihat profil user Kirim pesan pribadi
Tampilan pesan sebelumnya:   
Kirim topik baru   Kirim balasan    Indeks Forum Forum Diskusi Accounting & Pajak Indonesia -> PPN dan PPnBM Zona waktu menurut GMT
Halaman 1 dari 1

 
Navigasi:  
Anda tidak dapat mengirim topik
Anda tidak dapat menjawab topik
Anda tidak dapat mengubah pesan Anda
Anda tidak dapat menghapus pesan Anda
Anda tidak dapat mengikuti polling


Powered by www.pajak.net © 2005-2007