Mahpudin Sitanggang
Sejak: 16 Jan 2012 Post: 1 Lokasi: Jakarta
|
Dikirim: Sen Jan 16, 2012 10:53 am Judul: Delivery Duty Unpaid vs PPN |
|
|
Dear rekan2 sekalian,
sebelumnya saya berterima kasih sudah bisa terdaftar di forum ini. saya Mahpuding, bekerja di salah satu perusahaan Konstruksi di Jakarta.
Saya Ingin bertanya, mengenai DDU ( Delivery Duty Unpaid) dan hubungannya dengan PPN.
iLUSTRASI :
Perusahaan tempat saya bekerja mendapat kan PO dari luar negeri, dari korea. perusahaan korea tersebut mempunya site di merak.
perusahaan korea membeli barang di perusahaan saya. anggap saja sebesar Rp 10.000 belum termasuk VAT, dengan term of payments DDU (Delivery Duty Unpaid) Site-Merak. barang2 langsung di pakai di site nya di merak (perusahaan korea tersebut ada pekerjaan di Indonesia)
Perusahaan tersebut tidak memiliki perwakilan di Indonesia.
Pertanyaan saya :
1. Bagaimana seharusnya saya mengeluarkan Invoice dan Faktur Pajak?
apakah dengan ilustrasi,
Nama Pembeli : Perusahaan Korea
NPWP : 0000000000000
Alamat : site -merak
seperti Faktur Pajak Sederhana.
2. Apakah yang dimaksud dengan DDU dan bagaiman pegaruhnya atas pajak baik dari sisi penjual dan pembeli?
3. dalam kasus ini perusahaan saya tidak pernah melakukan ekpor barang, sehingga apa yg harus saya cantumkan pada Faktur pajak di Kolom PEMBELI BKP/JKP?
thanks...
salam kenal
Mahpudin sitanggang. |
|